Selasa, 24 Mei 2016

[REVIEW] MELBOURNE BY WINNA EFENDI


Judul: Melbourne
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: Gagas Media
Ketebalan: 324 halaman
Terbit: Cetakan pertama, 2013
        Cetakan ketiga, 2013
ISBN: 979-780-645-6
Blurb:
Pembaca tersayang,

Kehangatan Melbourne membawa siapa pun untuk bahagia.
Winna Efendi menceritakan potongan cerita cinta dari Benua Australia, semanis karya-karya sebelumnya: Ai, Refrain, Unforgettable, Remember When, dan Truth or Dare.

Seperti kali ini, Winna menulis tentang masa lalu, jatuh cinta, dan kehilangan. Max dan Laura dulu pernah saling jatuh cinta, bertemu lagi dalam satu celah waktu. Cerita Max dan Laura pun bergulir disebuah bar terpencil di daerah West Melbourne. Keduanya bertanya-tanya tentang perasaan satu sama lain. Bermain-main dengan keputusan, kenangan, dan kesempatan. Mempertaruhkan hati di atas harapan yang sebenarnya kurang pasti. 

Setiap tempat punya cerita.

Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari Melbourne bersama pilihan lagu-lagu kenangan Max dan Laura.

Enjoy the journey, 

Editor.
***
"Gue percaya akan cinta pada pandangan pertama. Tapi, gue tahu, jatuh cinta pada seseorang nggak selalu terjadi sesuai teori dalam buku, atau kayak kisah-kisah romantis dalam film. Manusia nggak bisa milih kapan waktu yang tepat untuk jatuh cinta"- hal 61
Novel pertama dari Winna Efendi yang aku beli dan juga novel seri STPC pertama yang aku punya. Beberapa sudah aku punya, tapi beberapa masih berusaha mencari. Sudah hampir lima kali baca cerita ini. Dan baru kepikiran untuk review sekarang. Di buku ini, setiap babnya dinamai dengan judul lagu-lagu yang mempunyai kenangan sendiri, dan lagu-lagu tersebut masuk kedalam sub judul lagi seperti rewind, play, pause, dan fast forward. Lagu-lagu tersebut mewakili kenangan-kenangan setiap orang.

Sudut  pandang yang dipakai Winna dibuku ini bergantian. Kadang menggunakan sudut pandang Max, kadang juga menggunakan sudut pandang Laura. Cara penuturan bahasanya-pun berbeda, Max dengan lo-gue dan Laura dengan aku-kamu. Dan menurut aku sangat enak pembawaannya. Kita seperti dibawa kedalam pikiran sudut pandang tersebut.

Di buku ini bercerita tentang mantan yang kembali bertemu setelah lima tahun berpisah, dan kembali menjalani aktivitas seperti sebelum mereka berpisah. Juga persabahatan Laura dan Cecily, dan juga tentang perasaan aneh yang dirasakan Laura ketika bersama Evan; pacar Cecily.  Aku suka bagian ketika Max mengajak Laura ke kamarnya lalu dia memperlihatkan hasil karyanya kepada Laura yang menampilkan replika lanscape kota Melbourne di malam hari lewat intalasi-intalasi lampu kamarnya. Disitu memperlihatkan betapa Max sangat menyukai cahaya dan sangat terobsesi dengan cahaya. Aku juga suka dengan persahabatan Laura dan Cecily karena mereka mengerti satu sama lain dan tidak pernah merasa siapa lebih dari siapa yang sering kali dilakukan oleh sekumpulan teman.

Penggambaran kota Melbourne dari Winna sudah cukup buat aku membayangkan bagaimana kota Melbourne sebenarnya. 

Ini beberapa kutipan dalam novel yang aku suka:

"Karena percaya segala sesuatu perlu diucapkan saat dirasakan dan dipikirkan, supaya nggak ada rasa sesal dikemudian hari" hal.66

"Nyaman adalah berbagi waktu tanpa perlu merasa canggung" [hal.94]

"Cinta pertama adalah ketika untuk pertama kalinya dalam hidup lo, lo mampu melihat segala sesuatu dengan jelas, merasa lebih hidup, dan ingin jadi versi terbaik dari diri sendiri, saat dia berada disamping lo. Saat hidup lo berubah berantakan dan masih berpikir, screw this mess, at least i still have you by my side" [hal.124]

"Those kind of feelings don't show with just anyone. It has to be with the right person" [hal.155]

"Tangisan tidak hanya diperuntukan bagi orang-orang yang lemah. Tangisan diciptakan untuk orang-orang kuat, untuk mengingatkan mereka bahwa kesalahan adalah sesuatuyang wajar, dan tidak apa-apa jika sesekali kita merasakan takut, sesal, ataupun sedih" [hal.176]

"Bagimana caranya mendefinisikan rasa untuk seseorang saat kau sendiri tidak tahu apa yang seharusnya kau rasakan? [hal.198]

Aku kasih 4 dari 5 bintang untuk buku ini. Dan itu aja yang bisa aku review, maaf banget kalo review nya masih jelek. Karena memang masih mencoba dan belum terlalu berbakat banget :( Maaf kalo ada salah kata. hmm Bye~



Sabtu, 21 Mei 2016

Kangen


Obat kangen itu apa ya?? 

Aku takut aku kangen sama kalian. Aku terharu liat video dari Husna Auliani Salma. Mungkin gak sih kita bisa kayak masa SMA setelah mungkin empat tahun berpisah? Yah... walaupun mungkin sering kumpul sih pas libur. Tapi mungkinkah? Aku takut tak ada obat untuk rasa kangen ini. Setidaknya, sekarang aku kangen masa kekanak-kanakan kita. Masa dimana aku belum terlalu mengenal kalian. Atau saat kita menghabiskan waktu bersama. Aku tahu ini terlalu berlebihan. Apalagi mungkin kita akan bertemu di-event terakhir mungkin. Bisa dibilang sih Farewel Party nya kita. Cuman kita.

Dulu pertemuan gak pernah terpikirkan dibenakku. Karena aku berangkat sekolah-pun bertemu dengan kalian. Bercanda. Mengobrol. Sampai makan di kantin bersama. Andai aku tahu itu adalah hal yang paling indah. Bahkan sangat indah sampai kita mungkin tidak bisa mengulangnya. Mungkin. Tapi aku berharap kalian juga merasakan hal yang sama denganku. Merasa ada yang berbeda. Merasa sesuatu itu telah berbeda. Tapi aku harap kalian tidak pernah lupa akan kenangan kita. kenangan yang mungkin bisa dibagi oleh anak-cucu kita. Kalian itu kayak lalapan di Lamongan-nya Bu Marwa. Kalo gak ada kalian itu gak enak. haha.

Satu-satunya obat rindu adalah sebuah pertemuan. 

Semoga kita bisa bertemu. Entah itu saat kita sudah sukses maupun saat kita belum jadi apa-apa. Apa ada dirimu aku selalu suka guys!!! Terima kasih untuk 3 dan 2 tahun selama ini. Aku selalu bersyukur punya kalian. Kalian bukan cuma pelengkap dihidup aku. Kalian itu segalanya. Jangan lupa untuk saling menguatkan satu samalain. Kita harus tetap support satu sama lain. Love you guys!!!

Kamis, 19 Mei 2016

Lagi Ribet

Pengunjung blog ini memang sedikit banget. Mungkin malah diri aku sendiri yang mengunjungi blog ini. hmm... agak aneh sih kedengarannya. Sebenarnya aku pengen banget ngeshare CerBung ( Cerita Bersambung) tapi aku masih terlalu malu dengan hasilku sendiri. Mungkin nanti, kalau aku sudah siap. bahasanya kok jadi gini ya? haha

Akhir-akhir ini aku lagi sibuk banget. Karena masa seniorku sudah berakhir. Jadi, aku akan kembali jadi junior tapi bukan di SMP/SMA tepatnya didunia perkuliahan yang entah akan bagaimana kehidupannya. Banyak cerita-cerita novel tentang perkuliahan yang kayaknya enak banget, yang kayaknya bisalah dilaluin siapa aja. Tapi itu gak jamin semuanya ya kawan. Karena katanya yang diceritakan di FTV itu bener-bener beda banget. Yaps! akhir-akhir ini aku lagi sibuk banget daftar universitas. Ceritanya mengejar mimpi. Sekarang ini sih lagi sibuk ngurusin SBMPTN, test nya sih masih satu minggu lagi. Tapi entah kenapa deg-degan banget. hayoo kalian pada sama kayak aku atau malah udah pernah bahkan lulus sebelum SBMPTN??? Seneng banget pastinya yang udah lolos SNMPTN, iri aku sebenernya. Ada penyesalan juga sebenernya. Karena aku salah naruh prodi yang aku prioritaskan yang sampai sekarang baru aku pertahanin sampe UM UNDIP. tapi aku masih gak tau juga UM yang lain aku mau ambil prodi apa. Aku masih bingung. Jujur aja sih. 

Oiya aku niatnya pengen buat review sih. Tapi aku bingung pengen review buku apa untuk review pertama aku. Dan semoga review an aku gak terlalu mengecewakan ya.... Udah browsing sih gimana cara ngereview yang bagus. Tapi ya gitu masih ragu juga, takut hasilnya malah jelek. Keliatan banget ya aku orangnya nyerah dulu sebelum perang. Emang gitu sih. Tapi aku usahain untuk bikin review. Udah ya ngocehnya. Dan semoga kalian dapat yang terbaik dalam hidup kalian. Love you!!! hmm Bye~

Jumat, 08 April 2016

Seharusnya

Seharusnya aku memang memposting cerita-cerita perjalanan yang indah. Seperti namanya. Around the world. Seharusnya memang begitu. Tapi gak papakan kalau nama itu aku pinjam sebentar. Lagian berpergian bukan hanya fisiknya saja tapi kalau pikiran dan jiwa juga bisa berpergian dengan membaca buku.

Buku mengantarkan kita yang gak tau tempat jadi tahu. Dan mengantarkan ke pengalaman para penulis ataupun sekedar reka adegan para tokoh yang diciptakan.

Jadi, begini dulu lebih enakkan??

Sabtu, 26 Maret 2016

Rindu dengan Menulis

Akhir-akhir ini aku lagi pengen banget buat ketik-ketik. Karena dirumah gada wi-fi dan pulsa modem buat akses internet dilaptop, jadilah aku gak pernah berkunjung atau sekedar mengetik-ketik blog. Jujur, aku kangen berat sama menulis. Sekarang lagi deg-degan sama hari yang makin bertambah menuju hari H (baca: UN). Yaps! Kayaknya aku udah pernah bahas ini, kalo sekarang aku lagi jadi "senior dari yang senior".

Sebenarnya agak sedih kalo bilang "paling senior". Kenapa? Karena kita para "senior" cuman punya waktu yang sangat singkat di sekolah tercintah. Waktu yang sangat singkat ini pun dipakai buat ujian-ujian atau try out dan sebagainya. Kalo dipikir-pikir bener-bener singkat.

Dan semoga aja aku bisa terus aktif ngebahas apa aja dikepalaku ini. Entah tentang buku, tempat atau tentang apa aja.... :)

♡♡♡♡♡♡♡

Rabu, 21 Oktober 2015

They don't care about it

Banyak orang tidak terlalu peduli dengan ku. Mereka berfikir aku baik-baik saja dengan kelakuan mereka yang seperti itu. Karena mereka tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan. Dan jika mereka merasakan itu mereka juga tidak akan pernah ingin merasakannya.

Tapi apakah mereka pernah sedikit saja berfikir bahwa jika mereka merasakan seperti itu akan sangat sakit rasanya????

Mereka tidak akan pernah tau kalau mereka tidak pernah mencoba merasakannya. Liat saja nanti ....... 🙅

Selasa, 11 Agustus 2015

Still CRAZY

Udah tahun ajaran baru nih.... pastinya udah semakin senior aku dan teman-temanku. Tepatnya kelas 12 atau kelas 3 SMA. Duh pasti juga semakin tua umur kita.

Dan pastinya akan semakin serius pula kita buat meriam pelajaran. Entah kenapa, di kelas 12 ini kerasa banget kalo kita harus bener-bener belajar. Dilihat dari guru-guru yang rajin banget masuk kelas.

Dan juga dari temen-temen semua yang pada serius dalam mengikuti pelajarannya.

But, disaat serius itu pula kita para senior merasa jenuh. Padahal baru beberapa hari kita serius tapi udah jenuh. Jadi aku dan teman-temanku yang lain selalu membuat kesenangan disela-sela pelajaran ataupun pada jam istirahat.

Dan itu adalah kekonyolan yang sangat kekanak-anakan. Tapi kami menyukainya. Mungkin karena kami gak akan selamanya serius. Atau bahkan kami tidak bisa serius.

Contoh kekonyolan kita adalah kemarin 11/08. Kita berfoto bersama. Itu dimulai dari Hanum dan Nonop yang berfoto berdua. Diganggu oleh shania. Dan akhirnya kami ber7 berfoto sendiri-sendiri dengan ke gangguan yang dilakukan nabila dan shania..

Sampai akhirnya kami bisa foto ber7 dengan damai. Dan inilah hasil foto kami.....