Jumat, 12 Juni 2015

The Name is MAGNUM but now is NOTHING

Hello guys :)

Kalo baca judulnya sih pasti kepikiran aku bakal bahas rokok atau es mahal itu.Tapi eeiiittttssss! Kalian salah. Justru aku akan cerita tentang grup yang aku dan temantemanku buat ini. Awalnya hanya 4 orang saja didalam grup ini, yang kita namai dengan JoJoBah (baca: Jomblo-jomblo Bahagia). Pasti kalian sudah menebak siapa saja yang boleh masuk. YAPS! Para jomblo yang sudah lelah untuk berjuang meraih cintanya ataupun para jomblo yang masih asik sendiri. Awalnya begitu sampe pada akhirnya salah satu dari kami berempat berpacaran dan harus meninggalkan grup ini. Pada akhirnya jumlah kami bertambah menjadi 7 dan kami mengubah nama grup kami menjadi MAGNUM. Kelihatannya memang aneh.

Sebenarnya ada apa dengan MAGNUM ini? Apa aku sedang mempromosikan sebuah merk rokok. Jelas tidak. sama sekali tidak. Andai kalian tahu artinya kalian tidak akan menyangka bahwa artinya adalah itu. Jadi aku tidak akan memberitahumu.Walaupun sebenarnya aku sangat ingin memberitahu kalian.

Kalian pasti penasaran. Atau tidak sama sekali. Huft, aku tahu. Kalian tidak mengenalku apalagi teman-temanku. Sebenarnya awal-awal bersama mereka agak canggung. Merasa bahwa, aku bukan bagian mereka dan mereka pasti menganggap aku adalah bagian baru. Tapi itu semua bisa diatasi. sesering kita menghabiskan waktu bersama. Dan sesering itu juga kita bisa saling memahami satu sama lain. Itulah yang kupelajari.

Moment-moment terindah terekam dengan adanya magnum. Dan tanggal 27 Mei kita punya misi untuk membuat moment tetang kita yang tidak akan dilupakan. Kalian tahu tentang tanggal 27 Mei-kan? Aku akan membahasnya nanti. Tapi itu semua hanya mimpi kenangan manis dengan label 'bersama para member MAGNUM' itu hanya mimpi yang cukup panjang. Cukup panjang untuk memikirkan apa saja yang akan aku tulis disini. Tentang kenangan manis. Tentang sesuatu yang berhubungan dengan semua itu. dan tentang KAMI. Hanya kebahagiaan kecil yang diberikan oleh tuhan. Andai kalian tahu masalah yang kita hadapi.

Bukan. Bukan. Kami tidak memutuskan memisah setelah beberapa bulan membentuk ini. Dan juga bukan karena masalah kecil ataupun besar. Karena ini kami membuat tembok besar diantara teman yang lain. Semuanya terasa aneh ketika mereka membedakan kami. mereka memisahkan diri dari kami. Mereka menganggap kami tidak akan bergaul dengan orang-orang selain kelompok mereka. Tapi mereka salah dan jangan percaya dengan itu. Aku dan teman-teman yang lain tidak seperti itu. Hanya saja mungkin mereka merasakan ada tembok besar yang kami bangun tanpa disadari. Ketika aku tak punya seseorang dalam kelas yang masuk dalam kelompok-ku itu aku hanya diam karena aku seperti tidak mengenal mereka.

Itu salah. Aku hanya ingin berdiam diri dibangku-ku tanpa siapapun yang menggangguku. Atau hal-hal yang lain. Ah, aku seperti marah saja seperti mereka. Tapi sungguh.  Aku tidak marah sama sekali pada mereka. Sama sekali. Aku hanya merasa mereka benar. aku dan teman-temanku salah. Kami membentengi mereka dengan adanya ini.

Dengan berat hati kami menghapusnya. Kami membongkar benteng itu. Walaupun begitu, semua kenangan yang pernah kami lakukan tidak akan hilang sampai kapanpun. Sampai kapanpun. Sekarang kami punya sebuah kenangan dimana kami pernah dipesatukan oleh sebuah nama yang membuat kita selalu bersama dan membuat kenangan bersama. Tapi itu hanya sebentar karena Tuhan selalu ingin makhluknya selalu berbagi untuk sesama.

And now MAGNUM is NOTHING . but I'm for that :) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar